Minggu, 08 November 2015

PT METRODATA ELECTRINICS, Tbk

Jenis-Jenis Perusahaan

Berdasarkan Bentuk Pemilikan Perusahaan, perusahaan dibagi menjadi :
1.    Perusahaan Perorangan (PO) yaitu perusahaan yang dimiliki oleh seseorang dan orang itu bertanggungjawab sepenuhnya atas semua resiko dan kegiatan perusahaan.
Contoh : Perusahaan industri kecil bubuk kopi di Kelurahan Bukit Apit Puhun,Kota Bukittinggi dan perusahaan industri kecil saka di Kecamatan Canduang Kab.Agam.
2.      Firma yaitu perusahaan yang dimiliki oleh 2 orang atau lebih dan orang itu mengoperasionalkan perusahaan dengan nama bersama. Contoh : Firma Talago Surya,Firma 3 Saudara,dan Firma Rental Komputer.
3.      Perseroan Komanditer (comanditaire vennootschaap/CV) yaitu perusahaan yang dimiliki oleh dua orang atau lebih dan salah satunya atau beberapa anggota bertanggungjawab tidak terbatas atas hutang perusahaan dan anggota yang lain bertanggungjawab terbatas atas hutang perusahaan. Contoh : CV.Hayati dan CV.Laris Motor.
4.      Perseron Terbatas (PT) yaitu perusahaan yang dimiliki oleh satu orang,dua orang atau lebih sebagai pemegang saham yang bertanggungjawab terbatas atas hutang perusahaan. Contoh : PT.Bank Central Asia,Tbk, PT.Bank Danamon Tbk dan PT.Bakrie Telkom,Tbk.
5.      Perseroan Terbatas Negara (Persero) yaitu perseroan terbatas yang seluruh atau sebagian sahamnya dimiliki oleh Negara atau pemerintah pusat. Contoh : PT.Bank Mandiri (Persero),Tbk,   PT.Pertamina (Persero),  PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk , PT.Perusahaan Listrik Negara (Persero),  PT.Telekomunikasi Indonesia (Persero),   PT.Pos Indonesia (Persero),  PT.Garuda Indonesia (Persero)
6.      Perusahaan Negara Umum (Perum) yaitu perusahaan yang dimiliki oleh Negara atau pemerintah pusat yang bergerak dalam bisnis jasa publik (Publik Utilytas) bertujuan untuk mencari laba dan melayani kepentingan umum atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Contoh : Perum Pegadaian, Perum Perumahan Nasional (Perumnas), Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Perum Damri.
7.      Perusahaan Negara Jawatan (Perjan) yaitu perusahaan yang dimiliki oleh Negara atau pemerintah pusat yang bergerak dalam bisnis jasa publik (Pulik Srvice) bertujuan untuk mencari laba danmelayani kepentingan umum. Contoh : Perjan Radio Republik Indonesia dan Perjan Televisi Repubilik Indonesia.
8.      Perusahaan Daerah yaitu perusahaan yang dimilki oleh pemerintah daerah. Contoh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Perusahaan Daerah Grafika, Perusahaan Daerah Dinamika.
9.       Koperasi yaitu perusahaan yang dimiliki oleh anggota perusahaan koperasi secara perorangan dan badan hukum koperasi. Menurut UU No.25 Thn 1992 koperasi yaitu badan usaha yang beranggotakan seorang atau badan hokum dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsif koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azaz kekeluargaan. Contoh : Koperasi Pegawai Republik Indonesia.

Perusahaan yang Dipilih :
Perusahaan yang saya pilih adalah perusahaan dengan jenis PT, yaitu : PT Metrodata Electronics, Tbk. Sebelum saya membahas lebih jauh mengenai perusahaan tersebut, saya akan membahas mengenai Prosedur Pembuatan Perusahaan PT. Berikut penjelasannya :
Untuk mendirikan perusahaan, berikut adalah data-data yang perlu Anda siapkan:
1.      Opsi Nama Perusahaan (Minimal 3)
2.      Bidang Usaha
3.      Domisili Perusahaan
4.      Nama-Nama Pemegang Saham & KTP 
5.      Komposisi Pemegang Saham
6.      Modal Dasar Perusahaan(Minimal Rp51.000.000)
7.      Modal Disetor (Minimal Rp51.000.000)
8.      Susunan Direksi dan Komisaris
9.      KTP Direktur dan Komisaris
10.  NPWP Direktur
11.  Fasfoto 3x4 2 lembar

Berikut adalah 5 langkah utama atau proses pendirian perusahaan :
1.        Membuat Akte Perusahaan
Karena perusahaan berbadan hukum maka sangat mutlak perlu membuat akte perusahaan Anda. Biasanya akte ini berisi informasi tentang nama perusahaan, bergerak di bidang apa, nama para pemilik modal, modal dasar, modal disetor, pengurus perusahaan seperti siapa direktur utama, direktur, dan para komisaris.
2.      Mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha.
Ini Anda dapatkan dari kantor kelurahan atau kantor kepala desa di mana perusahaan Anda berdomisili. Berdasarkan surat ini, Camat mengeluarkan surat keterangan yang sama.
Untuk mendapatkan surat keterangan domisili, Anda memerlukan salinan akte perusahaan Anda. Selain itu, petugas kelurahan kadang atau sering juga menanya apakah tempat usaha disewa atau milik sendiri. Bila disewa, mereka menanya copy perjanjian sewa menyewa. Bila milik sendiri, mereka meminta copy sertifikat tanah dan IMB. Kadang, ada juga yang minta copy bukti bayar PBB- apakah sudah lunas atau tidak. Biasanya, mengurus sk domisili dipungut biaya administrasi. Biaya administrasi ini bervariasi dari satu kelurahan ke kelurahan lain,
3.        Mengurus NPWP Perusahaan
Untuk mendirikan aperusahaan, NPWP perusahaan adalah mutlak. Untuk mendapatkan NPWP, Anda memerlukan salinan akte perusahaan dan surat keterangan domisili. Ada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah tertentu meminta copy SK Menteri tentang Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan. Ada juga yang hanya meminta akte dan sk domisili. Biasanya pembuatan NPWP hanya butuh 1/2 jam. Bila Anda memasukkan berkas di pagi hari ke kantor pajak, pagi itu juga Anda bisa  mendapat NPWP.
4.   Mendapatkan Surat Keputusan Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan dari Departemen Hukum dan HAM.
Untuk mendapatkan ini, diperlukan salinan akte perusahaan dan Surat Keterangan Domisili. 
5.        Mengurus SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
SIUP merupakan bagian dari proses mendirikan PT agar perusahaan Anda bisa beroperasi. Mengurus SIUP relatif sama di berbagai tempat.
6.        Mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
TDP merupakan bagian dari proses pendirian perusahaan. Biasanya ini diurus setelah Anda mendapatkan SIUP. Pada pemda tertentu, Anda dapat mengurus SIUP dn TDP sekaligus. Persyaratannya relatif sama untuk berbagai daerah.
Berikut Perusahaan yang saya akan jelaskan :
PT METRODATA ELECTRINICS, Tbk

PT. Metrodata Electronics, Tbk ("Perseroan") merupakan salah satu perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka di Indonesia. Didirikan pada tanggal 17 Februari 1983 sebagai salah satu Perseroan dalam kelompok usaha METRODATA yang telah berkiprah di bidang TIK sejak tahun 1975. Sejak didirikan, Perseroan sempat mengalami perubahan nama beberapa kali dan terakhir pada tanggal 28 Maret 1991 namanya diubah menjadi PT. Metrodata
Electronics, Tbk sampai sekarang.

Pada tanggal 14 Februari 1990, Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (IDX: MTDL) sebagai salah satu usaha untuk mendapatkan modal kerja dan modal investasi dan juga dalam usaha untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat ikut ambil bagian
dalam perkembangan perseroan.

Saat ini Perseroan bermitra dengan perusahaan TIK kelas dunia, di antaranya Adobe, AMD, APC, ASUS, Autodesk, Avaya, Aztech, Blue Coat, BMC Software, Check Point, Cisco, Citrix, CommVault, Dell, D-Link, Double-Take, EC-Council, EMC, Emerson Network Power, EPSON, F5, FalconStor, Fortinet, Fuji Xerox, Fujitsu, Hitachi Data Systems, HP, IBM, Infor, Intel, Juniper, K2, Lenovo, LiteOn, Logitec, Microsoft, NComputing, NetApp, Oracle, OrangE, Panasonic, Pearson Vue, Prometric, Qlik, Remedy, Riverbed, Ruckus, Salesforce, Samsung, SAP, Splunk, Stratus, Symantec, Thonet & Vander, Trend Micro, VMware, WebMethods dan ZTE.

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di bidang TIK, METRODATA selalu menyertai perjalanan bisnis para pelanggannya. Tangan-tangan profesional setiap karyawan METRODATA terus berkarya menghasilkan inovasi untuk menjawab tantangan perubahan zaman.

Sejalan dengan perkembangan bisnis, Perseroan melakukan terobosan melalui usaha patungan maupun pendirian anak usaha. Di tahun 2008, Perseroan mengakuisisi Soltius Asia Pte Ltd, yang merupakan perusahaan konsultan SAP yang sudah mapan. Soltius Asia Pte Ltd adalah pemilik PT Soltius Indonesia yang kini telah menjadi salah satu entitas anak Perseroan dalam kelompok METRODATA.

Perseroan juga membeli sebesar 37,21% kepemilikan saham PT Xerindo Teknologi, sebuah perusahaan dengan keahlian di bidang perencanaan radio, instalasi, pengujian/commisioning,
perawatan dan sebagainya.

Pada tanggal 28 Januari 2011, Perseroan mendirikan entitas anak yaitu PT My Icon Technology yang memiliki bidang usaha utama yaitu Information & Communication Technology Retail (ICT Retail) meliputi modern store, e-commerce dan shop in shop dengan menyediakan produk-produk ICT secara ritel dan langsung kepada konsumen selaku pengguna akhir.

Pada tanggal 26 September 2011, Perseroan melakukan pengembangan bisnis melalui usaha patungan dengan Synnex Technology International Corp (Synnex), sebuah perusahaan Taiwan. Synnex merupakan pemain ketiga terbesar di dunia (dan terbesar di Asia) dalam bisnis distribusi
Produk teknologi informasi komunikasi.

Pada tanggal 4 Januari 2012, Perseroan mendirikan PT Logicalis Metrodata Indonesia sebagai usaha patungan dengan Logicalis Singapore Pte Ltd. Usaha patungan ini memiliki usaha utama solusi dan jasa yang terintegrasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi khususnya di bidang solusi dan jasa jaringan.

METRODATA merupakan satu-satunya perusahaan TIK yang tercatat dalam Indonesia Fortune 100, dan menerima penghargaan bergengsi dari media lainnya seperti The Best 50 Companies – Majalah Forbes Indonesia, The Most Powerfull & Valuable Company – Majalah Warta Ekonomi, Top Issuer – Majalah Investor dan Asia’s Best Companies 2015 (Best Small-Cap category) – Majalah FinanceAsia.
Sejalan dengan perkembangan bisnis, METRODATA melakukan terobosan melalui pendirian anak usaha maupun usaha patungan. Secara garis besar, kegiatan Perseroan kini dibagi menjadi 6 unit bisnis utama yakni:
1.      Bisnis Distribusi (PT Synnex Metrodata Indonesia) yang menangani bidang usaha distribusi Teknologi Informasi Komunikasi.
2.      Bisnis Solusi (PT Mitra Integrasi Informatika) yang menyediakan solusi lengkap mulai dari disain dan blue print, konsultasi, implementasi, dukungan, pemeliharaan, managed services dan pelatihan.
3.      Bisnis Konsultasi (PT Soltius Indonesia) yang menawarkan keahlian dalam bidang solusi transformasi bisnis dan jasa konsultasi.
4.      Bisnis Retail (PT My Icon Technology) yang menyediakan produk-produk TIK secara ritel dan langsung kepada konsumen selaku pengguna akhir.
5.      Bisnis Jaringan (PT Logicalis Metrodata Indonesia) yang menawarkan jasa dan solusi jaringan.
6.      Bisnis Layanan Telekomunikasi (PT Xerindo Technology) yang menyediakan jasa perencanaan radio, instalasi, pengujian/commisioning, perawatan.

STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN
Saat ini Dewan Komisaris Perseroan terdiri atas tiga anggota. Mereka adalah Presiden Komisaris, Wakil Presiden Komisaris dan seorang Komisaris yang sekaligus merangkap sebagai Komisaris Independen.

Komisaris Independen Perseroan berasal dari luar Perseroan, tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak langsung dalam Perseroan. Dia tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perseroan, Komisaris lain, Direksi maupun Pemegang Saham Utama Perseroan, serta tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Perseroan.

Secara umum, Dewan Komisaris memiliki tugas:
Melakukan pengawasan atas kebijakan Dewan Direksi dalam menjalankan Perseroan dan memberi nasehat terhadap pelaksanaan tugas operasional Dewan Direksi;
§  Melakukan tugas tertentu sesuai dengan mandate Undang - Undang tentang Perseroan Terbatas (UUPT) dan Anggaran Dasar Perseroan, dan/atau Rapat Umum Pemegang Saham;
§  Mengkaji dan menandatangani laporan tahunan Perseroan;
§  Menetapkan dan mengevaluasi Indikator Kinerja Utama dari Dewan Direksi Perseroan.

CANDRA CIPUTRA, MBA
Presiden Komisaris
Memperoleh gelar MBA dari Golden Gate University, San Francisco, Amerika Serikat pada tahun 1988, memulai karir sebagai Manajer Pengembangan Bisnis Perusahaan pada PT Ciputra Development Tbk dan dipromosikan menjadi Direktur pada tahun 1990. Selanjutnya menjabat sebagai Direksi pada perusahaan-perusahaan dalam Kelompok Ciputra. Diangkat sebagai Wakil
Presiden Komisaris Perseroan pada tanggal 18 Juni 2003 dan sebagai Presiden Komisaris Perseroan sejak tanggal 15 Juni 2011 sampai sekarang.
BEN ARISTARCHUS WIDYATMODJO, MBA
Wakil Presiden Komisaris
Memperoleh gelar MBA dari Drexel University, Philadelphia, PA, Amerika Serikat, pada tahun 1996, memulai karir sebagai direct marketing di PT Asuransi CIGNA Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Direct Marketing Manager. Sempat berkarir di beberapa perusahaan perbankan dengan jabatan terakhir sebagai Direct Marketing Manager di The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, kemudian menjadi Direktur di PT Boga Prima Rasa dan PT Kencana Langgeng Rasa serta Komisaris di PT Info Cahaya Hero. Diangkat sebagai Wakil Presiden Komisaris Perseroan sejak tanggal 15 Juni 2011 sampai sekarang.
LULU TERIANTO, BCA, MM
Komisaris Independen
Memperoleh gelar Bachelor of Commerce and Administration dari Victoria University of Wellington di Selandia Baru pada tahun 1986 kemudian memperoleh gelar Magister of Management dari Universitas Pelita Harapan di Jakarta pada tahun 2002. Memulai karirnya di National Bank of New Zealand pada tahun 1984 kemudian berkarir di berbagai perusahaan di Selandia Baru dan Jakarta Indonesia. Saat ini beliau menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Jurnalindo Aksara Grafika dan anak anak perusahaannya. Disamping itu beliau juga sebagai Komite Audit di PT Metropolitan Kentjana Tbk dan PT Metropolitan Land TBK. Pada tahun 2012 beliau diangkat sebagai Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Audit Perseroan hingga saat ini.

Dewan Direksi
Saat ini Dewan Direksi Perseroan berjumlah empat orang, yaitu seorang Presiden Direktur dan tiga
orang Direktur. Agus Honggo Widodo, Direktur, bertanggung jawab atas pengelolaan usaha Product
Distribution, sementara Sjafril Effendi, Direktur, bertanggung jawab atas pengelolaan usaha System
Integration dan Consulting dan Randy Kartadinata, Direktur (Direktur Independen), bertanggung jawab  atas pengelolaan Keuangan Perseroan.

Ketiga Direktur tersebut melapor kepada Presiden Direktur. Di samping itu, Departemen Internal Audit
dan Divisi Sumber Daya Manusia juga melapor kepada Presiden Direktur.

Tugas utama Dewan Direksi adalah:
§  Bertanggung jawab penuh dalam memimpin dan mengelola aset Perseroan;
§  Memimpin Perseroan untuk mencapai tujuan dan secara terus menerus meningkatkan efisiensi Perseroan;
§  Menyiapkan rencana pengembangan Perseroan, rencana strategi jangka panjang, anggaran tahunan dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kegiatan usaha Perseroan;
§  Mengimplementasikan Tata Kelola Perseroan;
§  Mengimplementasikan sistem pengawasan internal yang efektif.
 
SUSANTO DJAJA, SE, MH
Presiden Direktur
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, pada tahun 1992, dan memperoleh gelar Magister Hukum Bisnis dari Universitas Pelita Harapan, Jakarta pada tahun 2005. Memulai karir di Bank Mizuho (sebelumnya bernama Dai-Ichi Kangyo Bank) pada tahun 1991 sebagai staf operasi, kemudian menimba pengalaman di Grup Tempo untuk mengisi jabatan Manajer Keuangan dan selanjutnya dipercaya menjadi Corporate Treasurer serta Manajer Kantor Cabang Jabodetabek. Dalam kesibukannya tetap meluangkan waktu menjadi dosen Manajemen Keuangan di Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta pada tahun 1991-2000. Bergabung dengan Perseroan pada tahun 1997 sebagai Cash Flow Manager, Treasury Manager dan dipromosikan sebagai Treasury Division Manager kemudian menjadi Sekretaris Perusahaan. Diangkat sebagai Direktur Perseroan pada tahun 2007 dan ditunjuk sebagai Presiden Direktur Perseroan sejak tanggal 26 Mei 2010 sampai sekarang.

IR. AGUS HONGGO WIDODO
Direktur
Memperoleh gelar Sarjana Elektronika Arus Lemah dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1985, mengawali karir di Perseroan pada tahun 1986, kemudian dipromosikan menjadi Division Manager pada tahun 1995 dan menjadi Presiden Direktur entitas anak, PT Synnex Metrodata Indonesia sejak tanggal 1 Mei 2000. Diangkat sebagai Direktur Perseroan sejak tanggal 26 Juni 2000 sampai sekarang.

IR. SJAFRIL EFFENDI
Direktur
Memperoleh gelar Sarjana Elektronika Arus Lemah dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1985. Pada tahun yang sama langsung bergabung dengan Perseroan sebagai DP Trainee, kemudian dipromosikan menjadi Division Manager pada tahun 1996 dan menjadi Presiden Direktur entitas anak, PT Mitra Integrasi Informatika pada tahun 2004. Pada tahun 2010 ditunjuk sebagai Regional Managing Director entitas anak, PT Soltius Indonesia dan tahun 2011 ditunjuk kembali untuk memimpin entitas anak, PT Mitra Integrasi Informatika. Diangkat sebagai Direktur Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2000 sampai sekarang.

RANDY KARTADINATA, SE
Direktur Independen
Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta pada tahun 1992. Memulai karir di Kantor Akuntan Publik Internasional, Siddharta, Siddharta and Harsono/Coopers and Lybrand, pada tahun 1992 sebagai Senior Auditor. Kemudian menjabat sebagai Manajer di perusahaan konsultan keuangan internasional PricewaterhouseCoopers dan KPMG. Selanjutnya berturut-turut berkarir di kelompok perusahaan Lippo, Murdaya, Salim dan Ciputra dalam berbagai jabatan sebagai Senior Management dan Direktur. Diangkat sebagai Direktur Keuangan Perseroan sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak tanggal 1 Oktober 2010. Pada tanggal
8 Mei 2014, diangkat sebagai Direktur Independen dan tetap menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sampai sekarang.

Berikut adalah gambar Struktur Organisasi Perusahaan PT METRODATA ELECTRINICS, Tbk 


Dan untuk bagan Entitas Anak dan Entitas Asosiasi PT METRODATA ELECTRINICS, Tbk :


Referensi :




Rabu, 07 Oktober 2015

Simposium Nasional Detiknas


Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Rabu, 22 September 2015, saya dan beberapa teman menghadiri undangan untuk menjadi peserta Simposium Nasional tentang Implementasi Rencana Pitalebar Indonesia di Level Kota/Kabupaten yang diselenggarakan oleh Detiknas di Hotel JS Luwansa Jakarta. Acara dimulai pukul 09.30-16.00 WIB. Namun, karena suatu hal, acara ini berlangsng lebih lama. Panitia menggundang tamu undangan yang berasal dari berbagai macam daerah, dari Sabang hingga Marauke. 

Simposium ini memaparkan mengenai rencana pitalebar pada beberapa kabupaten/kota serta ajakan untuk bekerjasama agar implementasi berjalan lancar.




Selasa, 06 Oktober 2015

PT. Walden Global Services (WGS)

PT. Walden Global Services (WGS) adalah perusahaan yang menawarkan solusi untuk Cloud dan Mobilitas yang berada di Bandung. WGS merupakan salah satu Perusahaan Perangkat Lunak atau Enterprise Software terbesar di Indonesia. WGS menawarkan kualitas sekelas Amerika dan keahlian yang mutkhir dalam web dan teknologi mobile.
            Sebagian besar perusahaan bisnis khawatir menerapkan sistem IT pada perusahaannya karena : biayanya yang mahal, fitur yang berlebihan, fungsi yang tidak cocok dengan perusahaan apabila menggunakan software atau aplikasi pada gadget. Sedangkan untuk software pada framework, seperti : implementasi yang panjang, pelayanan jangka panjang yang dipertanyakan, kualitas yang kurang terpercaya.
Oleh karena itu, PT. Walden Global Services (WGS) menawarkan go-live quickly, cepat menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna, tidak ada fitur yang berlebihan dan ketidakcocokan bagi pengguna aplikasi pada gadget. Sedangkan pada software pada framework yaitu: Minimum Viable Blueprint (MVB), Solusi Cloud + Mobility terpadu, dan Penyesuaian yang cepat.
Hal menarik dari Perusahaan ini adalah penggunaan 100% keahlian orang Indonesia. Mereka percaya bahwa kemampuan orang Indonesia sama bagusnya dengan orang asing seperti orang India bahkan orang Amerika.  Berikut hal-hal penting mengenai PT. Walden Global Services (WGS) :

Visi :
Menjadi situs penasihat bisnis TI Indonesia dalam mengarahkan dan menguasai dunia global ini. Indonesia telah menjadi pusat teknologi Internasional, eksport software dan layanan TI, dan bakat-bakat lokal (programmer Indonesia) bangga bekerja di Indonesia.

Misi :
Kami menerapkan 6 buah nilai, yaitu : Lakukan hal yang benar, Empati, Tantangan, Belajar, Optimis, Tekun, Seimbang dan menikmati, Menghormaati dan Apresiasi.

Motto :
Software yang bagus tidak perlu sulit atau mahal.

Budaya yang diterapkan :
Apa yang memungkinkan kita untuk tumbuh : Disiplin, Passion untuk belajar, dan Keunggulan.

Spesialisasi :
Custom Software development, Enterprise technology, Programmer outsourcing, Personalized business software, software as a Service, Cloud & Mobility

Sejarah:
Ikin Wirawan menemukan passion pada teknologi pada saat masih sekolah tinggi, ketika dia membeli computer pertamanya dan belajar pemrograman sendiri. Dia melanjutkan pendidikannya di UC Bakerley. Dia lulus pada tahun 2004 dengan gelar kehormatan di bidang Teknik Elektro dan Ilmu Komputer. Iklin kemudia bergabung dengan starup teknologi di Emeryville, CA sebagai insinyur perangkat lunak. Mengikuti jejak kewirausahaan dari keluarganya, dia memutuskan untuk pindah ke Indonesia. Enam bulan kemudian, dia memulai beberapa bisnis online, temasuk jual-beli online dan mesin pencari kota setempat.
Pada tahun 2006, dia mendirikan sebuah kantor dan menyewa empat developer untuk mendukung programmer Outsourcing usaha baru menggunakan tabungan pribadi sebesar US $ 10.000. Menjaga karyawan lamanya sebagai client pertamanya, WGS cepat tumbuh menjadi pusat pelanggan melalui situs freelancer, mulut ke mulut dan SEO, pindah ke fasilitas yang lebih besar setiap tahunnya untuk terus tumbuh dan akhirnya dibeli lokasi permanen pada tahun 2012.
Untuk menarik perhatian client, WGS menggunakan bahasa pemograman Ruby on Rails.
Iklan dijuluki Enterpreneur of the Year 2014 pada majalah SWA dan pada Februari 2015 edisi Forbes Indonesia.

Struktur Bisnis
Untuk mencapai tujuan dalam melayani lebih pada pelanggan, WGS memisahkan distribusi manufaktur dan atau produk. Pada tahun  2015, kita akan memiliki WGS Jakarta Bandung, Bali, Singapura dan Amerika Serikat sebagai saluran distribusi kami. Tempat perangkat lunak kami terfokus pada satu keahlian tertentu: KiranaTama pada outsourcing Ruby On Rails, Smooets pada PHP outsourcing, AppsChef pada Android dan pengembangan Java, Azuranger pada teknologi Microsoft seperti .NET, Xamarin, Azure.
Dengan dua teknologi terbaru, Big Data dan IOT, kami memiliki Upliftlab dan Geeknesia. Pada perusahaan produk, kamu mengembangankan startups SaaS: Avelca platform sebagai layanan; Qorser, SaaS gaji; Akunting.id, akuntansi SaaS; gCloud, sebuah PoS dan pasokan SaaS rantai. Sementara SaaS horisontal untuk UKM adalah scalable, kami juga menyadari bahwa kita perlu memiliki pengetahuan yang mendalam di vertikal tertentu. Pada 2015, melalui Gratek, kami bekerja pada industri perhotelan.
            
           Relasi Bisnis pada perusahaan ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini :


Statistik Terbaru
Perusahaan ini memiliki lebih dari 150 karyawan, jumlah project yang selesai diselesaikan sebanyak lebih dari 200 project, lebih dari 150 clients, dan lebih dari 25 negara yang bekerjasama.

Bagaimana cara kerja PT. Walden Global Services (WGS)?? Lihat gambar di bawah ini :


Berikut daftar perusahaan yang telah bekerjasama dengan PT. Walden Global Services (WGS) :








Minggu, 29 Maret 2015

Pencahayaan dan Bayangan

Pada pertemuan grafik komputer 2 kali ini, kelompok kami akan membahas mengenai Pencayaan dan Bayangan pada suatu objek. Kami menggunakan objek-objek yang ada pada kamar tidur. 
Di bawah ini adalah penjelasan tentang pencahayaan dan bayangan yang terbentuk pada objek yang ada di kamar.

Pencahayaan luar yang digunakan adalah sun. Sun memiliki intensitas cahaya yang paling tinggi dibandingkan tipe pencahayaan lainnya. Pencahaan sun menyebar ke segala  arah, namun pada blender kita dapat menfokuskan titik pencahayaan pada arah tertentu.

Pada gambar di atas, pengaturan letak matahari sudah diperhitungkan. Sun diletakkan di luar ruangan, berhadapan dengan jendela. Cahaya sun dibuat mengarah ke objek rumah dan masuk ke dalam ruangan rumah melalui jendela. Poisi sun dibuat lebih tinggi dibandingkan jendela seperti halnya pencahayaan matahari di dalam dunia nyata. Hasilnya adalah berkas cahaya dapat mengenai permukaan lantai pada ruangan di dalam rumah.
Dengan adanya pencahayaan dari luar ruangan, maka cahaya yang masuk pada ruangan akan mengakibatkan perbedaan gelap terang pada permukaan setiap objek di dalam ruangan. Terdapat objek yang permukaannya terlihat terang namun bagian lainnya terlihat gelap. Contohnya adalah pada permukaan sisi tembok, bagian yang terang karena terkena cahaya dan bagian yang gelap karena kurang terkena cahaya.

Bagian sudut tembok terlihat lebih gelap dibandingkan bagian sisi dari tembok

Cahaya yang masuk ke ruangan akan membentur permukaan setiap objek, akibatnya pencahayaan berhenti dan tidak dapat mengenai bagian yang berada di belakangnya. Cahaya masih memungkinkan untuk memantul ataupun menembus permukaan tergantung material objek yang terkena cahaya tersebut. Apabila cahaya membentur suatu objek, maka bagian belakang yang minim cahaya kita sebut sebagai bayangan dari objek tersebut.

Pada gambar di atas cahaya mengenai bagian atas kasur dan dipan di dalam ruangan dengan arah sedikit memiring, akibatnya sisi yang berlawanan dan sebagian sisi samping dari objek tersebut minim terkena cahaya dan membentuk bayangan objek tersebut.


Pada gambar tersebut terdapat dua sumber cahaya, cahaya yang pertama berasal dari lampu yang menempel pada kipas angin dengan menggunakan lampu point. Cahaya yang kedua berasal dari sun yang berada diluar kamar yang memancarkan cahaya kedalam kamar melalui jendela kamar berkaca bening. Objek boneka Spongebob yang berada didalam kamar tersebut akan menimbulkan bayangan karena terkena dua cahaya tersebut, namun karena sun lebih dominan atau lebih kuat pencahayaannya dibandingkan dengan cahaya lampu point, maka bayangan yang tercipta dari kedua cahaya tersebut akan tampak seperti pada gambar diatas, cahaya dari lampu kipas kalah dengan cahaya dari sun yang masuk kedalam kamar yang terbias karena terkena kaca bening jendela tersebut. Maka bayangan yang tercipta dari objek tersebut adalah tepat dibelakang objek yang terkena cahaya sun dari luar kamar tersebut.


Pada gambar diatas, kami menggunakan sun yang berada di luar kamar, dan menembus kaca bening pada jendela. Sun masuk dan memancarkan cahayanya ke dalam ruang kamar. Dapat dilihat tempat tidur lebih terang dibandingkan dengan benda lainnya, hal ini disebabkan tempat tidur terletak langsung dibawah jendela dan mendapatkan cahaya yang lebih banyak dari benda lainnya. Sehingga bed cover dan bantal terlihat lebih terang dibandingkan benda lainya. Namun, bed cover dan bantal tidak seluruhnya terkena sun, sehingga pada bagian lainnya terlihat lebih gelap.Bayangan pada gambar diatas terbentuk karena tempat tidur yang terkena sun hanya sebagian (hanya bagian atas) sehingga bayangan terbentuk atas lantai, disamping tempat tidur.


Pencahayanan dari efek Sun yang dipakai dalam pemodelan ini diletakkan dibelakang objek dinding dan jendela. Dapat dilihat bahwa jendela tersebut kondisinya terbuka setengah dan tirai yang menutupinya mempunyai sekat-sekat. Jadi efek pencahayaan sun yang terdapat dibelakang objek jendela dan tirai tersebut masuk kedalam ruangan melalui bagian jendela yang terbuka dan langsung menyinari bagian yang tepat di depan dari objek jendela dan dinding, sedangkan cahaya yang masuk dari tirai masuk melewati celah-celah dan cahaya tersebut dibelokkan sesuai dari arah celah sekat yaitu sedikit mengarah ke bagian atas. Karena pencahayaan itu mengarah langsung ke bagian depan objek jendela dan dinding maka objek dinding yang ada disekeliling jendela mempunyai efek pencahayaan yang gelap karena tidak langsung terkena pencahayaan dari Sun tersebut.

Cahaya yang digunakan pada gambar diatas adalah cahaya sun yang berasal dari luar jendela yang menembus pada bagian kaca bening. Bayangan yang terjadi disebabkan karena lemari yang terkena sinar matahari, dapat dilihat bahwa pada bagian depan terlihat lebih terang dibandingkan bagian samping. Cahaya sun yang hanya mengenai bagian depan, dapat membentuk bayangan pada dinding sehingga terlihat pada gambar diatas.



CREATED BY :
  • AVIV ARIFIAN DARMANTO
  • DEVY PUTRI PUSPITASARI
  • EKA MAHLIDA
  • ERIC ASHARDI UTAMA
  • MUHAMMAD VALDIE ARSANUR
3IA01

Jumat, 20 Maret 2015

Realisme _ Grafik Komputer 2

RESENSI REALISME 


FOTOREALISME
Chasing the Light by Matt Molloy
Details Photo
Camera                      : Canon Eos 60d
Lens                           : Tamron 10-24
Focal Length              : 10mm
Shutter Speed            : 1/160 S
Aperture                    : F/8
Iso/Film                      : 100
Category                    : Landscapes
Uploaded                   : 7 Months Ago
Taken                        : July 3, 2014

Matt molloy merupakan seorang fotografer ternama yang mempunyai banyak karya foto, kebanyakan dari hasil fotonya adalah foto dari pemandangan (scenery) dan juga banyak hasil fotonya dipadukan dengan ratusan foto lainnya dan digabungkan menjadi satu gambar sehingga menampilkan pemandangan langit yang terlihat seakan dilukis dengan kuas seperti halnya foto hasil karyanya yang berjudul A Puddle Pink Paint, colorful cloud collision dll.

Foto diatas (Catching The Light) yang terdapat pada 500px (salah satu komunitas fotografer) merupakan salah satu foto hasil karya dari matt molloy dengan memperhatikan aspek keindahan dan keseimbangan. Dapat dilihat bahwa sang fotografer mengambil foto pemandangan tersebut dari sebuah jalan bertaman disebelah danau, dimana jalan tersebut diposisikan tepat ditengah rerumputan dan kamera diarahkan ke arah matahari yang sedang tenggelam, sehingga foto yang dihasilkan seakan mempunyai efek backlight dan menampilkan fokus yang kuat pada jalan dan cahaya dari  langit yang berwarna orange matahari yang sedang tenggelam. Sedangkan taman-taman dan danau di samping jalan tersebut tampak gelap. Terlihat juga bahwa jalan tersebut bermuara ke cahaya matahari yang tenggelam. Jadi, dari foto pemandangan tersebut dapat dimengerti kenapa sang fotografer menamakan foto tersebut dengan judul “Chasing The light”.


ANIMASI / FILM ANIMASI

Toy Story 3


Film ini menceritakan tentang maianan yang dapat hidup dan menyayangi pemiliknya.
Judul                                      : Toy Story 3
Pengembang                           : Disney ( Pixar Studio)
Jenis Animasi                         : 
              Animasi 3D atau  CGI (Computer Generated Imegery)
Cara Pembuatan Film             :
            Film ini dibuat menggunakan perangkat keras dan software tertentu khusus membuat film animasi yang tidak sederhana. Berdasarkan video yang telah kami amati, animator Toy Story 3 meminta manusia secara real untuk bergerak sesuai gerakan objek yang akan dibuat, hal ini dilakukan agar gerakan yang dihasilkan sesuai dengan kenyataannya, contohnya adalah gerakan yang digunakan pada objek Barbie. Sedangkan untuk membuat efek pada boneka di film tersebut, animator menggunakan boneka asli yang digerakan atau ditekan sesuai dengan yang diinginkan oleh animator.

Making Animation Part 1

Tokoh Woody dalam "Toy Story" terdiri dari 700 variabel animasi dengan 100 variabelnya sendiri untuk wajahnya saja. jadi, tidak heran berbagai ekspresi wajah seperti tertawa, terkejut, dan sedih bisa dibuat dengan mempermainkan 100 variabel tadi.

Sekumpulan variabel dengan nilai yang berubah pada setiap frame yang ditampilkan berurutan menjadi kontrol pergerakan figure-figur tersebut. Hebatnya, animator "Toy Strory" mengendalikan variabel-variabel animasinya secara manual.

Jika semua gerakan yang diinginkan terpenuhi, maka animator akan menuangkan gerakan-gerakan tersebut kedalam layer. Hal pertama yang dilakukan adalah membuat objek satu persatu, menambahkan gerakan, efek cahaya, dan efek lain yang mendukung animasi tersebut.


Jika dilihat dari ukurannya, satu frame CGI untuk film biasanya dibuat berukuran 1,4-6 megapixel. Seperti "Toy Story" berukuran 1536 x 922 (1,42 megapixel). Bayangkan saja, ternyata waktu yang dibutuhkan untuk rendering tiap frame kira-kira 2-3 jam, bahkan bisa 10 kali lebih lama untuk menceiptakan adegan yang sangat kompleks. Meskipun kecepatan CPU makin tinggi, tidak banyak mengubah waktu yang dibutuhkan karena mereka akan membuat adegan yang lebih kompleks lagi untuk hasil yang lebih bagus. Meskipun demikian, dengan peningkatan eksponensial CPU, teknologi CGI juga makin potensial ke depan.

Making Animation Part 2

Setelah semua objek dan efek selesai ditambahkan, animator akan menambahkan efek suara sesuai dengan tokoh yang ada, seperti Woody, Buzz Lightyear, Dinasaurus dan tokoh lainnya, agar dapat dinikmati penonton.

Animator atau produser akan menyeleksi para pengisi suara  yang cocok dengan tokoh Toy Story. Karena film ini memasuki priode ketiga, maka para animator atau produser menggunakan pengisi suara yang sama pada film sebelumnya. Caranya yaitu pengisi suara diminta berdiri didepan layar dan membacakan kalimat setiap tokoh, untuk mempermudah dalam proses pengisian suara, dubber akan disandingkan dengan lawan mainnya di film tersebut. Para dubber membacakan dengan intonasi yang seharusnya, jika kurang menghayati, mereka akan diminta untuk diulang pada bagian yang kurang tersebut oleh sutradara atau penanggung jawab dubbing. Selama dubber mengisikan suara, akan direkam oleh alat perekam yang mereka gunakan.


Dubbing Toy Story 3

Jika semua komponen utama maupun pendukung, animator akan merender animasi yang telah dibuat hingga terbentuk satu kesatuan animasi yang solid, dan jadilah animasi Toy Story 3 yang dapat kita nikmati.


VIDEO GAME/VR

Proses Dibalik Produksi Game FIFA 14


Untuk melihat lebih lanjut mengenai resensi video game FIFA 14, silahkan buka link dibawah ini :







Credit by :
  • Aviv Arifian Darmanto
  • Devy Putri Pupitasari
  • Eka Mahlida
  • Eric Ashardi Utama
  • Muhammad Valdie Arsanur
3IA01





Selasa, 30 Desember 2014

Desain Pemodelan Grafik

  


KONSEP PEMBUATAN

·        Balance
Balance yang saya gunakan adalah Asymmetrical Balance. Karena, susanan elemen yang ada tidak berurutan atau acak.
·        Alignment
Pada desain yang saya buat, saya menggunakan Edge Alignment. Karena, letak gambar dan tulisan tersebar, dimana gambar terletak pada bagian atas setelah header, samping kiri dan bawah sebelum footer, sedangkan tulisan terletak pada bagian tengah.
·        Alley
Allay pada desain saya terlihat pada jarak atau margin antar gambar. Dimana jarak atau marginnya dipisahkan oleh garis putih.
·        Coloring
Pewarnaan pada desain saya di dominasi dengan warna orange dan kuning. Agar terlihat lebih fresh. Untuk pewarnaan pada tulisan header dan footer menggunakan warna ungu, karena warna ungu identik dengan Universitas Gunadarma. Sedangkan pada putih pada bagian footer digunakan agar terlihat hidup jika menggunakan background hitam.

  
TEORI PEMBUATAN

Saya menggunakan Adobe Photoshop CS3 dengan ketentuan teori sebagai berikut :
Posisi desain ini adalah Potrait dengan komposisi page layout Asymetrical.

 HEADER

Pada bagian header, digunakan background hitam dengan warna ungu. Saya menggunakan warna ungu pada header karena ungu identik dengan Universitas Gunadarma. Background hitam digunakan agar kontras dengan ungu dan warna lainnya pada body desain. Dengan tipe tulisan Cooper Black, Regular, 36pt.

CONTENT

            Bagian gambar sebelah kiri pada content yang saya buat, saya menggunakan vertical balance dengan memberikan efek stoke pada gambar dan mengatur posisi setiap gambar sehingga terbentuk gambar berikut. Sedangkan pada bagian bawah, menggunakan horizontal balance dan mengatur posisinya hingga menjadi seperti tampilan berikut.
             Untuk teks “OPEN MIND AND UPGRADE YOUR SKILL”,  saya memberikan efek bavel dan Emboss, Color Overlay dan Gradient Overlay, dengan font style Cooper Black, Regular, 48pt. Sedangkan pada isinya, saya menggunakan font style Copperplate Gothic Bold, Regular, 30pt tanpa menggunakan efek.


FOOTER

Pada bagian footer, sama halnya dengan header, yaitu dengan memberikan background hitam dan tulisan berwarna ungu dan putih. Dimana warna ungu identik dengan Universitas Gunadarma, yaitu berisi link Universitas Gunadarma dan warna putih untuk alamat kampus. Dengan tipe tulisan consolas, regular.